OUR ACCREDITATION :

728 x 90

Produk Layanan Unggulan IMRT:

Produk Layanan Unggulan IMRT:
Produk Layanan Unggulan IMRT:

Departemen Radioterapi RSCM merupakan PUSAT RADIOTERAPI PERTAMA di INDONESIA yang memberikan layanan IMRT. Dan sampai saat ini, dengan pengalaman pelayanan IMRT selama kurang lebih 8 tahun, Departemen Radioterapi RSCM telah menjadi RUJUKAN PELAYANAN IMRT UTAMA di INDONESIA.
Selama 2016 Departemen Radioterapi telah melayani 234 pasien, dengan jumlah tindakan IMRT 432

Produk Layanan Unggulan IMRT:

Secara garis besar, pada radioterapi konvensional terapi radiasi diberikan dengan  intensitas yang uniform pada lapangan radiasi. Terkadang wedges atau compensators digunakan untuk memodifikasi intensitas yang diberikan, mengikuti iregularitas dari kontur dan atau mencapai distribusi dosis yang lebih uniform. Proses mengubah intensitas radiasi tersebut dinamakan intensity modulation. Definisi dari Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT) mengacu pada teknik terapi radiasi yang memberikan intensitas energi yang berbeda-beda (lebih dari dua tingkat intensitas) dari posisi manapun, untuk mendapatkan distribusi dosis yang uniform / konformal bahkan untuk target yang multipel.

Adanya organ-organ normal di sekitar jaringan target dapat menghalangi pemberian dosis terapi dengan menggunakan teknik konvensional, seperti contohnya pada tumor kepala-leher yang melibatkan dasar tengkorak yang dekat dengan medula spinalis, brainstem, dan nervus optikus. Pertimbangan kualitas hidup juga menjadi dasar pemilihan teknik radiasi, contohnya terkait produksi air liur, indera perasa, fungsi pendengaran, bicara dan kemampuan menelan.Pemberian terapi radiasi dengan menggunakan teknik IMRT memungkinkan dosis radiasi pada beberapa organ-organ normal dapat diturunkan.

Dengan kemampuan IMRT, dosis radiasi dimungkinkan diberikan pada beberapa target yang berbeda dengan intensitas dosis yang berbeda-beda. Hal ini sangat memungkinkan untuk memberikan keuntungan pada jenis-jenis kanker daerah kepala-leher yang memberikan respon yang cukup baik dengan skema hipofraksinasi (dosis per fraksi > 2 Gy).

  1. Penggunaan IMRT Pada Kasus Keganasan Kepala Leher

IMRT merupakan teknik radiasi paling ideal pada keganasan kepala leher. Peningkatan konformalitas dosis memungkinkan pemberian dosis tinggi pada target radiasi, dan dengan adanya gradasi dosis yang tajam memungkinkan penyelamatan pada jaringan normal disekitarnya, pada kasus kanker kepala leher contohnya adalah kelenjar liur. Kejadian Xerostomia pada penggunaan teknik IMRT secara signifikan lebih rendah dibandingkan teknik radiasi konvensional ataupun 3D.

Untuk efek samping lainnya, seperti gangguan penglihatan, osteoradionekrosis, kejadiannya pada teknik IMRT secara statistik lebih rendah dibandingkan teknik radiasi konvensional ataupun 3D. Sehingga secara umum pada kasus keganasan kepala leher, kualitas hidup penderita tidak berkurang.

(Sumber: Int. J. Radiation Oncology Biol. Phys., Vol. 51, No.4, pp. 880 - 914, 2001)

  1. Penggunaan IMRT Pada Kasus Keganasan Prostat

IMRT sangat direkomendasikan pada kasus kanker prostat yang memerlukan dosis radiasi > 70 Gy, dikarenakan dengan teknik IMRT dapat diberikan concurrent boost treatment.

(Sumber: IAEA)

  1. Dapat memberikan terapi pada target yang multipel
    Dengan IMRT, kita dapat merencanakan dan memberikan terapi radiasi target yang mulitpel pada daerah yang berbeda-beda dalam sekali terapi. Contoh terapi radiasi pada kanker nasofaring beserta kelenjar-kelenjar getah bening regionalnya.
  2. Dapat menyelamatkan beberapa organ normal
    Jika pada sekitar target radiasi ditemukan organ-organ normal, seperti pada keganasan kepala-leher atau tumor otak, pemberian terapi radiasi dengan menggunakan teknik IMRT memungkinkan penyelamatan organ-organ normal
  3. Kemampuan pembebanan
    Dengan adanya kemampuan pembebanan, teknik IMRT memungkinkan pemberian dosis radiasi menyesuaikan dengan lokasi tumor sehingga dapat menyelamatkan organ-organ normal, terutama yang letaknya berseberangan dengan daerah tumor.
  4. Pemberian dosis dengan fraksinasi berbeda
    Dengan kemampuan IMRT, dosis radiasi dimungkinkan diberikan pada beberapa target yang berbeda dengan intensitas dosis yang berbeda-beda. Hal ini sangat memungkinkan untuk memberikan keuntungan pada jenis-jenis kanker daerah kepala-leher yang memberikan respon yang cukup baik dengan skema hipofraksinasi (dosis per fraksi > 2 Gy)

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>